HitzSerpong—Gubernur Banten Andra Soni mendorong penguatan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan bagi generasi Z.
Hal ini disampaikannya saat mendampingi Ketua MPR Ahmad Muzani membuka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Tahun 2025 tingkat SMA se-Banten di Atria Hotel Gading Serpong, ditulis Sabtu 18 Oktober 2025.
“Di tengah derasnya arus globalisasi, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan menjadi benteng moral dan ideologis dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Sembilan SMA Berkompetisi
Sebanyak sembilan sekolah dari berbagai daerah di Banten mengikuti lomba ini, antara lain SMAN 2 Krakatau Steel Kota Cilegon, SMAN 1 Pandeglang, SMAN 1 Ciomas Kabupaten Serang, SMAN 1 Rangkasbitung, SMAN 3 Kabupaten Tangerang, SMAN 32 Kabupaten Tangerang, SMAN 1 Kota Serang, SMAN 3 Kota Tangerang Selatan, dan SMAN 3 Kota Tangerang.
**Baca Lainnya: Andra Soni Optimis 1.551 Koperasi Merah Putih Dongkrak Perekonomian Banten
Pentingnya Pembelajaran yang Adaptif
Andra Soni menekankan pentingnya materi pengajaran Empat Pilar yang dirancang secara komprehensif dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Generasi muda harus diajak untuk mencintai bangsa, mencintai tanah air sehingga memiliki kebanggaan menjadi bagian dari Indonesia,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menyasar seluruh sekolah di Banten agar siswa memiliki karakter Pancasila secara utuh.
Komitmen MPR dalam Pemasyarakatan Empat Pilar
Ketua MPR Ahmad Muzani menjelaskan bahwa lomba ini merupakan babak final tingkat provinsi, dengan pemenang akan menjadi delegasi Banten di tingkat nasional.
“Kegiatan ini telah berlangsung sejak bulan Mei hingga akhir tahun 2025,” ungkapnya.
MPR terus melaksanakan pemasyarakatan Empat Pilar melalui berbagai pendekatan, mulai dari agama, sosial, budaya, hingga pendidikan.
“Melalui cerdas cermat, anak-anak dapat memahami secara utuh nilai-nilai kebangsaan,” terangnya.
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR ini menjadi wujud nyata upaya menanamkan pemahaman ideologi negara sejak dini, sekaligus menyiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan global dengan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.(eka)






