Kebalikan Tren Wisata, Okupansi Hotel di Tangsel Turun 20 Persen Saat Libur Nataru

HitzSerpong – Tingkat hunian (okupansi) hotel di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami penurunan sekitar 20 persen selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tangsel, Gusri Effendi saat dikonfirmasi oleh hitzserpong.com.

Menurut Gusri, pada hari kerja biasa, okupansi hotel di kota ini mampu mencapai 75 hingga 80 persen. Namun, memasuki masa libur, angka itu turun menjadi sekitar 60 persen.

“Biasanya 75 sampai 80 (persen). Kalau sekarang 60 persen,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).

**Baca Lainnya: PMI Tangsel Salurkan Bantuan Air dan Beras ke Warga Terdampak TPA Cipeucang

Karakter Pasar yang Berbeda dengan Destinasi Wisata

Gusri menjelaskan bahwa penurunan ini merupakan pola yang biasa terjadi.

Hotel di Tangsel ramai pada hari kerja karena banyak digunakan untuk acara perusahaan atau pemerintahan. Namun, saat libur panjang, justru banyak warga Tangsel yang memilih bepergian ke luar kota.

“Soalnya kita (hotel di Tangsel, red) beda dengan Bogor atau Bandung (yang menjadi tujuan wisata, red), karena kita kan orang Tangsel yang keluar,” tutupnya.(eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *