HitzSerpong – Kondisi Jalan Lingkar Selatan Cilegon, akses utama menuju kawasan wisata Anyer, kembali menjadi sorotan pelaku industri pariwisata.
Ruas jalan tersebut kerap tergenang air saat hujan dengan intensitas tinggi, dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan dan kesan awal wisatawan.
Direktur PT Fave Properti (pemilik Hotel Aston Anyer), Doddy Fathurahman, menyatakan prihatin atas kondisi jalan yang dinilai sebagai “wajah awal” bagi wisatawan yang memasuki Banten melalui jalur selatan.
**Baca Lainnya: Bertema Galaksi, Atria Hotel Gading Serpong Gelar Perayaan Tahun Baru Penuh Makna
“Sejujurnya, saya tidak berniat menambah keramaian atau memperkeruh suasana. Namun, ada rasa prihatin melihat kondisi jalan, khususnya jalur selatan Anyer–Cilegon,” ujar Doddy.
Ia menilai akses jalan yang nyaman bukan hanya soal kelancaran, tetapi juga mencerminkan kesiapan daerah dalam menyambut tamu.
General Manager The Jayakarta Anyer, Mulyani menyampaikan keluhan serupa. Ia berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan banjir berulang di jalur tersebut.
“Kami berharap ada solusi agar masalah banjir ini tidak terjadi lagi, karena dampaknya langsung dirasakan tamu yang akan berkunjung ke Anyer. Wisatawan ingin berlibur, tapi justru terjebak macet di jalan,” jelasnya.
Para pelaku pariwisata menilai pembenahan infrastruktur jalan menjadi kunci penting dalam menjaga citra kawasan wisata Anyer, meningkatkan kenyamanan, serta memperkuat daya saing pariwisata Banten di tingkat nasional.(eka)






