Pemkot Tangsel Naikkan Hadiah “Ngontenin Tangsel” Jadi Rp3 Juta per Bulan

HitzSerpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong lahirnya lebih banyak kreator konten lokal melalui program “Ngontenin Tangsel”.

Program lomba video kreatif yang mendapat sambutan hangat pada edisi perdananya ini akan dilanjutkan dengan hadiah yang lebih menarik sepanjang tahun 2026.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin, saat memberikan penghargaan kepada para pemenang periode Desember 2025 pada Senin 5 Januari 2026.

Ia mengapresiasi karya-karya peserta yang dinilai inovatif dan bermanfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta. Karya yang ditampilkan sangat luar biasa dan membanggakan,” ujarnya.

Menurutnya, atas arahan Wali Kota Benyamin Davnie yang menyambut baik antusiasme masyarakat, program ini akan diperkuat.

**Baca Lainnya: Antisipasi Risiko Hukum, Pemkot Tangsel Libatkan Kejari Kaji Aturan Proyek PSEL

Hadiah untuk pemenang bulanan mulai Januari hingga Desember 2026 ditingkatkan menjadi Rp3 juta.

“Peningkatan hadiah ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar masyarakat semakin kreatif dan berani menampilkan karya-karya positif,” jelasnya.

Program yang terbuka untuk semua kalangan tanpa batas usia ini akan berlangsung setiap bulan dengan tema berbeda.

Sistem lombanya berjenjang, dari juara bulanan hingga nantinya akan dipertandingkan lagi untuk menentukan juara tahunan tingkat kota.

Salah satu pemenang Juara 1 periode Desember 2025, Salsabilla Nofianti (mahasiswa UIN Jakarta), menyebut program ini sebagai wadah positif bagi generasi muda.

“Program ini sangat bagus karena memberi ruang untuk berkarya dan menyalurkan kreativitas. Buat saya, ini membantu mengembangkan kemampuan di bidang produksi konten,” ucap Salsa.

Pemenang lain, Muhammad Haikal Jallalamru dari Pamulang, mengikuti lomba dengan konten tentang kondisi Pasar Ciputat. Ia tergerak oleh kepedulian terhadap isu kebersihan lingkungan pasar.

“Saya buat konten tentang Pasar Ciputat yang belakangan viral karena soal sampah. Pasar itu sebenarnya sudah direnovasi 2020, tapi kurang diketahui masyarakat. Saya ingin menyorotinya,” tuturnya.

Ia berharap program serupa terus diadakan karena memberikan dampak nyata bagi pengembangan diri dan jejaring kreatif anak muda di Tangsel.

Melalui “Ngontenin Tangsel”, Pemkot Tangsel berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat menciptakan konten kreatif dan positif, sebagai bagian dari pembangunan citra kota yang inovatif dan partisipatif.(eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *