Tangani Banjir di Tangerang, Gubernur Banten Tetapkan Normalisasi Sungai sebagai Prioritas

HitzSerpong – Gubernur Banten Andra Soni langsung memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir pascaevaluasi bencana di wilayah Tangerang Raya.

Rapat yang melibatkan kepala daerah dan instansi teknis terkait tersebut menetapkan normalisasi sungai sebagai langkah prioritas utama untuk mitigasi banjir ke depan.

“Kami berupaya mengoordinasikan langkah-langkah pascabanjir agar ke depannya permasalahan banjir dapat dimitigasi bersama. Kami melibatkan semua pihak untuk mencari solusi,” ujar Andra Soni usai memimpin rapat di Serpong, ditulis Selasa (27/1/2026).

Andra Soni menegaskan bahwa kesepakatan pertama adalah fokus pada tindakan yang berdampak langsung, dengan normalisasi sungai di garis depan.

Langkah ini diambil berdasarkan temuan lapangan yang menunjukkan adanya penyempitan aliran (bottleneck) dan bangunan liar di bantaran sungai yang menghambat aliran air.

“Kami juga meminta pandangan hukum dari Kantor Wilayah Pertanahan terkait status lahan. Tim teknis akan segera menindaklanjutinya mulai besok,” jelasnya.

**Baca Lainnya: 

Oknum Guru yang Lecehkan Murid di Serpong Berpotensi Diberhentikan Tidak Hormat

Selain intervensi fisik, Andra Soni juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Ia berharap Kantor Wilayah Pertanahan dapat mendampingi proses revisi tersebut guna menciptakan tata ruang yang lebih resilien terhadap bencana.

Implementasi di lapangan akan segera dimulai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan menjelaskan, pihaknya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) C2 dan pemerintah daerah akan melakukan survei awal di Sungai Cirarab.

“Kami mengidentifikasi bangunan di sempadan sungai serta jalur akses alat berat untuk keperluan normalisasi di titik-titik penyempitan,” jelasnya.

Kepala BBWS C2, David Partonggo Oloan Marpaung menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dan siap menerjunkan alat berat ke lapangan guna mendukung aksi normalisasi tersebut.(eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *