HitzSerpong – Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai pengembangan industri properti yang membangun kawasan perumahan di Kota Tangerang Selatan perlu diiringi dengan perencanaan tata wilayah dan infrastruktur transportasi yang matang.
Hal ini penting untuk mencegah semakin parahnya kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut.
Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Ciputat dan Pondok Cabe saat ini sudah mengalami kepadatan kendaraan yang cukup tinggi, khususnya pada jam sibuk pagi hari.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah apabila pengembangan kawasan permukiman terus dilakukan di wilayah tersebut.
“Menurut saya yang paling utama juga dipikirkan oleh pemerintah adalah bagaimana agar pengembangan itu tidak menimbulkan macet. Kota Tangerang Selatan ini, terutama yang dari Ciputat itu Ciputat dan Pondok Cabe, kalau pagi hari luar biasa macetnya,” ujar Saleh dikutip dari laman resmi DPR RI, Senin (9/3/2026).
Baca lainnya:
Resmi! Pemerintah Terbitkan Aturan Teknis PP Tunas: Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Perumahan Baru Berpotensi Perparah Kemacetan
Politisi Fraksi PAN ini menambahkan bahwa pembukaan kawasan perumahan baru tanpa dukungan infrastruktur yang memadai berpotensi memperparah kemacetan yang sudah ada.
Dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat yang setiap hari harus berangkat bekerja atau beraktivitas di pagi hari.
“Kalau sekarang misalnya pengembangannya perumahan-perumahan baru diarahkan itu (Tangerang Selatan), maka tantangannya adalah bagaimana agar pemerintah bisa menjamin tidak ada kemacetan. Jangan sampai nanti malah semakin banyak dikembangkan di situ malah jadi semakin macet,” jelasnya.
Usulan Pembangunan Underpass di Kawasan UIN
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Saleh mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan solusi infrastruktur, salah satunya dengan pembangunan underpass di sejumlah titik rawan kemacetan.
Ia menyoroti khusus kawasan sekitar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dikenal sebagai salah satu titik kemacetan parah di wilayah Tangsel.
Menurutnya, langkah pembangunan underpass dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sehingga pengembangan kawasan permukiman tetap dapat berjalan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Baca lainnya:
Respons Cepat Banjir di Pondok Aren, Pemkot Tangsel Salurkan Ratusan Paket Logistik
Keseimbangan antara Pembangunan dan Infrastruktur
Saleh menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan properti dan penyediaan infrastruktur transportasi.
Ia berharap pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan pengembang untuk memastikan bahwa setiap proyek perumahan baru diikuti dengan peningkatan kapasitas jalan dan fasilitas transportasi umum.
“Pemerintah harus bisa menjamin bahwa pertumbuhan properti tidak menjadi beban bagi masyarakat dalam bentuk kemacetan yang semakin parah. Investasi infrastruktur harus berjalan seiring dengan investasi properti,” tutupnya.(eka)







