Sasar Ibu Rumah Tangga, Pemkot Tangsel Banten Perkuat Edukasi Keuangan Keluarga

HitzSerpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten menggelar kegiatan kick off sebagai langkah nyata memperkuat pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Bulan Literasi Keuangan dan berlangsung di Mall WTC Matahari, Serpong Utara, Minggu 10 Mei 2026.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menyebut kegiatan ini menjadi tonggak baru dalam upaya Pemkot Tangsel mendorong literasi keuangan hingga ke tingkat rumah tangga. Berbeda dengan program sebelumnya, kick off kali ini secara khusus menyasar ibu rumah tangga sebagai ujung tombak pengelolaan keuangan keluarga.

“Program hari ini sesuatu yang baru karena langsung menyasar pengelola keuangan rumah tangga, yakni ibu rumah tangga. Harapannya, literasi keuangan bisa lebih mudah sampai kepada target yang tepat,” ujarnya.

Baca Lainnya:

Pemkot Tangsel Targetkan Penurunan Stunting 7,05 Persen di 2027

Edukasi Keuangan Telah Berjalan Bertahun-tahun, Kini Pendekatan Lebih Spesifik

Ia menjelaskan, Pemkot Tangsel telah menggalakkan literasi keuangan kepada masyarakat selama beberapa tahun terakhir melalui berbagai program bersama OJK.

Namun, kegiatan kali ini memiliki pendekatan yang lebih spesifik karena menyentuh langsung pengelola keuangan keluarga sehari-hari.

Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Skema Ponzi

Di hadapan para peserta, Bambang juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik keuangan ilegal. Ia menyoroti dua modus yang kerap merugikan masyarakat: pinjaman online (pinjol) ilegal dan skema ponzi (investasi bodong).

“Jika membutuhkan pinjaman, gunakan layanan perbankan resmi yang terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK,” tegasnya.

Baca Lainnya:

Perkuat Fondasi Sepak Bola Muda, Tangsel Targetkan Juara Umum Porprov 2026

Sinergi dengan OJK dan Perbankan, Optimis Berdampak Nyata

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari OJK serta sejumlah lembaga perbankan. Dengan sinergi tersebut, Bambang optimistis kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan literasi keuangan masyarakat Tangerang Selatan.

“Ini bukan hanya tentang peningkatan literasi, tetapi juga upaya pencegahan terhadap hal-hal negatif seperti pinjol ilegal maupun lembaga keuangan ilegal lainnya,” tutupnya.

Dengan sasaran yang tepat para ibu rumah tangga, Pemkot Tangsel berharap edukasi keuangan tidak hanya sampai di telinga, tetapi langsung dipraktikkan dalam pengelolaan anggaran rumah tangga sehari-hari.(eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *