Puskesmas Pondok Jagung Miliki Program Unggulan Pita Girang, Bantu Balita Gizi Kurang Naik Berat Badan

HITZ SERPONG – Upaya menekan angka balita gizi kurang di Kota Tangerang Selatan terus dilakukan dengan berbagai inovasi. Salah satunya melalui program Pita Girang (Pijat Balita Gizi Kurang) yang dikembangkan Puskesmas Pondok Jagung.

Program ini menggabungkan pelayanan gizi dengan pelayanan kesehatan tradisional berupa pijat akupresur untuk membantu meningkatkan nafsu makan dan kualitas tidur balita.

Inovasi tersebut menjadi salah satu program unggulan pelayanan kesehatan tradisional yang kini mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.

hitzserpong.com
Puskesmas Pondok Jagung.(Foto: Eka/HitzSerpong.com)

Kepala Puskesmas Pondok Jagung, dr. Ratu Wulandari mengatakan Pita Girang merupakan kolaborasi antara program gizi dan Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) yang secara khusus menyasar balita dengan status gizi kurang.

“Pelayanan yang ada di Puskesmas Pondok Jagung ini namanya pelayanan Pita Girang atau Pijat Balita Gizi Kurang. Ini adalah kolaborasi antara program gizi dan program Yankestrad (Pelayanan Kesehatan Tradisional),” ujarnya.

Menurutnya, balita yang menjadi sasaran akan mendapatkan terapi pijat akupresur pada titik-titik tertentu dengan harapan mampu meningkatkan nafsu makan sekaligus membuat waktu tidur anak menjadi lebih berkualitas.

“Harapannya setelah dilakukan pijatan akupresur ini balita atau bayi-bayinya ini bisa ada peningkatan nafsu makan dan tidurnya juga menjadi nyenyak. Jadi harapannya dengan peningkatan nafsu makan itu, maka berat badannya juga menjadi meningkat dan tidak menjadi balita gizi kurang lagi,” terangnya.

Pelayanan Pita Girang tersedia melalui dua metode, yakni pelayanan di dalam gedung Puskesmas maupun pelayanan luar gedung melalui kunjungan rumah (home care).

Untuk pelayanan di Puskesmas, terapi dilaksanakan di Poli Sore setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Bagi keluarga yang mengalami kendala transportasi atau tidak dapat datang ke Puskesmas sesuai jadwal, petugas akan mendatangi rumah pasien.

hitzserpong.com
Puskesmas Pondok Jagung.(Foto: Eka/HitzSerpong.com)

Ratu mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program ini terus meningkat.

Keberhasilan inovasi Pita Girang juga telah mendapat pengakuan di tingkat nasional, Puskesmas Pondok Jagung berhasil meraih penghargaan Jambore Puskesmas Nasional 2024 dengan predikat Peringkat Utama pada kategori Lomba Inovasi Nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel), dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan program Pita Girang merupakan bagian dari prioritas Dinas Kesehatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan tradisional yang terintegrasi dengan pelayanan medis.

Allin menargetkan sedikitnya 50 persen balita gizi kurang di setiap wilayah kerja Puskesmas dapat mengikuti program Pita Girang.

”Program ini adalah program kesehatan tradisional yang memang saat ini kita coba gabungkan dengan pelayanan kesehatan konvensional. Jadi jangan ragu kepada masyarakat yang memang membutuhkan jasa pijat ini, karena ini adalah program pemerintah, yang tentunya adalah jasa dari pemijatnya pun sudah tersertifikasi. Jadi silakan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutupnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *