HITZ SERPONG-Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai gitaris Efek Rumah Kaca dan sebelumnya membangun identitas musikal melalui I Know You Well Miss Clara, Tiktaalik, hingga Theory of Nothing, Reza Ryan kini membuka lembaran baru dalam perjalanan kreatifnya.
Melalui proyek solo bernama Kantusfirmus, ia resmi merilis single perdana berjudul “Bintang Magnolia” pada 5 Juli 2026 di bawah naungan Anikonik Records.
Lagu yang ditulis, direkam, diaransemen, dinyanyikan, diproduseri, hingga melalui proses mixing dan mastering sepenuhnya oleh Reza Ryan ini menjadi perkenalan pertama terhadap dunia musikal Kantusfirmus.
Baca lainnya:
Single “Bintang Magnolia” menjadi titik temu antara sensibilitas pop dengan pendekatan komposisi yang selama ini membentuk perjalanan musikal Reza.
Hasilnya adalah sebuah lagu yang memadukan melodi yang kuat dengan lanskap bunyi yang gelap, padat, dan penuh ketegangan.
“Saya selalu punya ketertarikan akan penggabungan formula-formula musik tertentu menjadi suatu formulasi baru sebagai satu tawaran estetika,” ujar Reza Ryan.
“Saat ini Kantusfirmus adalah kanal pikiran saya akan musik pop. Saya tidak memandang musik pop sebagai suatu formulasi musikal tertentu yang beku apalagi yang membatasi ruang gerak kreativitas. Dia sangat fluid dan elastis,” tambahnya.
Nama Kantusfirmus diambil dari istilah Latin cantus firmus, yaitu sebuah melodi pokok yang pada era Medieval, Renaissance, hingga Baroque menjadi fondasi dalam penyusunan komposisi polifonik. Reza kemudian mengganti huruf “C” menjadi “K” sebagai identitas baru.
“Nama ini saya pilih sebagai suatu basis pikiran bahwa sekompleks apa pun bangunan musik dan instrumentasi, sepanjang ia mempunyai melodi, maka melodi adalah yang utama dan terutama,” jelasnya.
Secara tematik, “Bintang Magnolia” berpijak pada realitas sosial yang dekat. Lagu ini lahir dari kegelisahan Reza terhadap berbagai konflik yang melibatkan masyarakat sipil, komunitas adat, hingga kelompok buruh yang berhadapan dengan kekuasaan.
Baca lainnya:
“Saat ini keadaan negara kita sedang sangat tidak baik-baik saja. Perampasan lahan dan ruang hidup terjadi di mana-mana atas nama pembangunan, proyek strategis nasional, hingga alih fungsi lahan berkedok ketahanan pangan,” terangnya.
Meski baru memperkenalkan single perdananya, Reza mengungkapkan bahwa Kantusfirmus tidak akan berhenti di “Bintang Magnolia”. Ia telah merencanakan sebuah album penuh, meski belum menentukan kapan karya tersebut akan dirilis.
Saat ini, single “Bintang Magnolia” milik Kantusfirmus sudah bisa didengarkan di berbagai digital streaming platform. (Eka)







