HITZ SERPONG – Anggota DPR RI Annisa Mahesa melanjutkan rangkaian kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Sabtu 3 Oktober 2026.
Di pusat lumbung jagung Kabupaten Serang tersebut, Annisa menguraikan keterkaitan erat antara pemahaman konstitusi dengan kesejahteraan masyarakat tani.
Di hadapan masyarakat Pamarayan, Annisa menyampaikan bahwa penguatan sektor pertanian merupakan manifestasi langsung dari pengamalan UUD 1945 dan Pancasila, khususnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca Lainnya:
Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam mengembalikan tata kelola pertanian sesuai Pasal 33 UUD 1945 kini membuahkan hasil konkret.
“Konstitusi kita menuntut agar perekonomian disusun sebagai usaha bersama dan berdasar atas asas kekeluargaan. Saat ini, kita menyaksikan bagaimana kebijakan pertanian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo benar-benar berorientasi pada kesejahteraan petani lokal,” tegas Annisa di Pamarayan.
Lebih lanjut, Annisa memaparkan sejumlah capaian strategis nasional yang dirasakan dampaknya hingga ke tingkat daerah. Indonesia berhasil mengamankan surplus produksi padi dan jagung, serta mengukuhkan swasembada pangan untuk delapan komoditas strategis.
Baca Lainnya:
“Kabar paling menggembirakan bagi bapak dan ibu petani di Pamarayan adalah capaian Nilai Tukar Petani (NTP) September 2026 yang menembus rekor 131,11. Angka ini menandakan bahwa daya beli dan tingkat kesejahteraan petani meningkat drastis. Penurunan HET pupuk sebesar 20 persen juga menjadi stimulus kunci yang membuat hasil pertanian kita semakin produktif dan efisien,” ungkap legislator termuda tersebut.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan dialog interaktif. Annisa menegaskan komitmennya di DPR RI untuk terus mengawal instrumen regulasi dan anggaran agar program swasembada pangan dan subsidi pertanian tepat sasaran terus berlanjut demi kemakmuran rakyat Banten dan Indonesia.(Eka)







