HitzSerpong – Kelurahan Pakualam, Serpong Utara, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan menampung seluruh aspirasi masyarakat.
Pagu anggaran yang dialokasikan untuk Musrenbang Kelurahan Pakualam pada 2026 sebesar Rp2,3 miliar.
Lurah Pakualam, Sukron Makmun, menjelaskan bahwa alokasi anggaran tersebut dibagi dengan porsi 60 persen untuk infrastruktur dan 40 persen untuk pemberdayaan masyarakat.
Namun, untuk usulan spesifik solusi persampahan yang diajukan dalam Musrenbang tahun ini, ia mengaku belum melihat detail paparannya.
**Baca Lainnya: Kelurahan Pakualam Targetkan Bangun 3.300 Biopori pada 2026
“Kalau infrastruktur yang paling kurang, kalau tadi paparan jalan kan kita sudah terakomodir sama dinas terkait. Paling ada usulan-usulan yang tidak masuk dalam Musrenbang itu diusulkan tadi Pak Dewan,” ujar Sukron, ditulis Sabtu (24/1/2026).
Ia menambahkan bahwa isu persampahan yang menjadi prioritas pada 2025 ini sudah diantisipasi dengan edukasi dan implementasi pemilahan sampah sebelumnya.
Namun, kondisi darurat sampah skala prioritas yang terjadi saat ini membutuhkan penanganan khusus di luar usulan Musrenbang biasa.(eka)






