HitzSerpong – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan sistem kesehatan hewan nasional, khususnya dari sisi anggaran dan pencegahan penyakit.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menegaskan dukungannya terhadap penambahan anggaran sektor kesehatan hewan karena berdampak langsung pada ketahanan pangan.
“Saya setujui penambahan anggaran karena ini penting untuk menjaga kesehatan hewan. Kalau sampai terjangkit penyakit seperti PMK atau antraks, tentu akan mengganggu suplai daging,” ujarnya dikutip dari Parlementaria, ditulis Sabtu (31/1/2026).
Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa gangguan suplai daging dapat memicu kenaikan harga di pasaran dan berdampak pada kesejahteraan peternak.
“Kalau suplai terganggu, harga daging juga ikut terganggu. Kesehatan para peternak bisa menurun,” jelas Siti Hediati, yang kerap disapa Titiek Soeharto.
**Baca Lainnya:
PWI Gelar Retret Nasional guna Kuatkan Profesionalisme dan Wawasan Kebangsaan
Ia juga menekankan bahwa wabah penyakit hewan berpotensi memengaruhi reputasi Indonesia di tingkat internasional.
“Nama Indonesia juga akan sangat terpengaruh jika sampai terjangkit penyakit. Karena itu, lebih baik kita mencegah daripada mengobati,” tegasnya.
Menurutnya, sektor kesehatan hewan dan karantina membutuhkan dukungan anggaran yang memadai untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit.
“Dari kesehatan hewan dan badan karantina memang butuh dana yang lebih banyak lagi. Untuk pengobatan dan pencegahan ini tentu akan kami setujui,” tutupnya.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari pengawasan fungsi anggaran dan upaya DPR RI untuk mendorong sistem kesehatan hewan nasional yang lebih tangguh.(eka)






