Hitz Serpong – Gubernur Banten, Andra Soni mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten melakukan perbaikan pelayanan dari masukan dan keluhan masyarakat pada pelayanan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).
Andra Soni bersama jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepolisian, dan Jasaraharja, merumuskan tindak lanjut atas keluhan-keluhan masyarakat.
Hal itu diungkap Andra Soni usai meninjau pelayanan UPT Samsat Ciledug, Jalan Raden Fatah No. 9, Sudimara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.
Andra Soni mengatakan, pada Program Pembebasan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Banten Tahun 2025, dimanfaatkan wajib pajak untuk menghidupkan kembali PKB dan penggantian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.
“Alhamdulillah tadi banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Banten Dengar Keluham Wajib Pajak
Dalam kesempatan itu, Andra Soni berdialog dengan sejumlah wajib pajak untuk memantau pelayanan, dan menampung aspirasi masyarakat.
“Kami banyak menerima masukan dan keluhan dari masyarakat. Keluhan ini dianalisis dan segera kami lakukan tindak lanjut untuk diperbaiki,” terangnya
**Baca juga: Pemprov Banten Beri Hadiah Umroh Bagi Warga yang Taat Bayar PKB
Andra Soni menjelaskan, terdapat penumpukan antrian dan lonjakan pengunjung sehingga suhu ruangan pelayanan dikeluhkan masyarakat.
Dirinya minta kepada kepala UPTD PPD Ciledug atau Kepala Samsat Ciledug untuk membuat nyaman wajib pajak dengan suhu ruangan yang tidak panas.
“Jadi kuncinya adalah melayani Wajib Pajak sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Gubernur Banten Ingatkan Jajaran Bapenda dan Samsat Tidak Lakukan Pungli
Andra Soni juga pesankan kepada seluruh jajaran Pemprov Banten khususnya jajaran pegawai Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten dan Samsat untuk tidak melakukan pungli.
“Saya peringatkan kepada seluruh aparatur jangan coba-coba melakukan pungli kalau kalian masih ingin menjadi pegawai Pemprov Banten,” paparnya.
Lanjutnya, terutama pegawai di Samsat dimana mereka sudah mendapatkan remunerasi yang baik dari pegawai yang lain.
“Sehingga mereka harus memberikan pengabdian yang baik, bekerja setulus-tulusnya dan tidak boleh ada pungli,” tegasnya.
UPT Samsat Ciledug Terus Evaluasi Step by Step
Sementara itu, Kepala UPT Samsat Ciledug Taufik Sigit Pamungkas mengatakan pihaknya setiap hari melakukan evaluasi terhadap kendala dan permasalahan di lapangan secara step by step agar terus memberikan pelayanan maksimal kepada wajib pajak.
“Kami beserta jajaan, Kepolisian, Jasa Raharja dan Bank Banten setiap hari melakukan evaluasi agar pelayanan yang baik, aman dan nyaman meningkat kepada wajib pajak,” ungkapnya.
Diakui Sigit, sejak 10 April 2025 dimulainya hari pertama pemberlakuan Relaksasi PKB, kunjungan WP di Samsat Ciledug meningkat pesat, sehingga menyebabkan antrian panjang, dan kondisi ruangan pelayanan menjadi hangat.
“Kami berterimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan kepada kami, kami berkomitmen terus meningkatkan pelayanan yang baik dan tidak melakukan pungli,” jelasnya.
“Kami melakukan inovasi membagi antrian di beberapa titik, menambah alat pendingin ruangan sehingga WP menjadi nyaman,” tutupnya.(eka)










