Hitz Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengoptimalkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dengan pendekatan efisien namun tetap menjaga kualitas acara.
Kebijakan ini disampaikan Sekretaris Daerah Tangsel, Bambang Noertjahjo dalam Rapat Kerja KONI Kota Tangsel.
Strategi Sewa Venue Swasta untuk Efisiensi
Pemkot Tangsel memilih menyewa fasilitas olahraga milik swasta alih-alih membangun venue baru untuk cabang olahraga tertentu.
Langkah ini diambil setelah pemetaan lokasi bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel.
“Dengan pola sewa, biaya lebih efektif. Kita sudah identifikasi lokasi yang memungkinkan untuk penyelenggaraan Porprov. Sebagian besar venue akan memanfaatkan fasilitas swasta,” ujar Bambang.
**Baca juga: 5 Venue Nobar Asik Timnas Indonesia di Serpong
Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar menghemat anggaran, melainkan pertimbangan keberlanjutan.
Bambang menjelaskan, pembangunan venue baru dengan biaya puluhan miliar dinilai kurang optimal jika hanya dipakai sesekali.
Kualitas Acara Tetap Jadi Prioritas
Meski mengutamakan efisiensi, Bambang menegaskan Porprov 2026 tetap akan berkelas dan prestisius.
Panitia pelaksana telah dibentuk dan akan bekerja intensif untuk memastikan kesuksesan acara.
“Kita jaga agar Porprov 2026 bernilai resmi dan memenuhi standar. Rapat kerja hari ini menjadi landasan perencanaan tim,” tegasnya.
Porprov 2026: Wadah Pembinaan Atlet & Semangat Olahraga
Porprov merupakan ajang olahraga bergengsi yang melibatkan atlet pelajar, komunitas olahraga, dan masyarakat umum.
Pemkot Tangsel berharap event ini dapat memacu prestasi atlet daerah, meningkatkan minat olahraga masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta.(eka)







