HitzSerpong – Respon pasar terhadap peluncuran kawasan hunian terbaru di BSD City, Vireya, tercatat sangat positif. Sejak diperkenalkan pada akhir Oktober 2025, penjualannya telah melampaui 225 unit dalam waktu singkat.
Pada hari peluncuran perdana, seluruh unit pada Fase 1 dan Fase 2 yang dibanderol mulai dari Rp 1,1 miliar langsung ludes terjual.
Momentum ini terus berlanjut ke fase-fase berikutnya, mencerminkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap pengembangan kawasan di sisi timur BSD City ini.
“Respons pasar menunjukkan kebutuhan akan hunian yang bukan hanya nyaman dan fungsional, tetapi juga bernilai investasi jangka panjang,” ujar Theodore G. Thenoch, Presiden Direktur PT Sinar Hankyu Hanshin Mas, pengembang joint venture antara Sinar Mas Land dan Hankyu Hanshin Properties Corp.
Sementara itu, Presiden Komisaris PT Sinar Hankyu Hanshin Mas tersebut, Toda Masahiko, menekankan komitmen untuk menghadirkan standar pengembangan kawasan yang tinggi, termasuk dalam perencanaan lingkungan.
“Kami bangga melihat antusiasme yang sangat tinggi terhadap Vireya,” tuturnya.
Mengusung filosofi “A Legacy of Beauty”, Vireya menawarkan tiga tipe hunian modern untuk keluarga: Tipe 5 (LT 60 m²), Tipe 6 (LT 72 m²), dan Tipe 7 (LT 98 m²). Hunian ini dirancang dengan konsep Earthy Modern oleh Nataneka Arsitek Asimetris, mengutamakan pencahayaan alami, sirkulasi udara optimal, dan material bernuansa natural.
**Baca Lainnya: Atria Hotel Malang Resmi Perkenalkan Tampilan Baru dengan Konsep “Consciously Javanese”
Kawasan seluas 28 hektar ini dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung seperti vibrant commercial lane, club house, river walk, outdoor gym, children playground, dan jogging track.
Keberadaan ruang terbuka hijau yang luas dan aliran sungai alami turut memperkuat nilai keberlanjutan dan kenyamanan lingkungan.
Dari segi lokasi, Vireya yang terletak di BSD City Timur memiliki akses mudah ke berbagai fasilitas ternama seperti rumah sakit (Eka Hospital, Columbia Asia), pusat perbelanjaan (ITC BSD, AEON Mall, The Breeze), pusat kegiatan (ICE BSD, Teras Kota), serta sejumlah sekolah terkemuka.
Aksesibilitasnya juga didukung oleh jaringan tol seperti Jakarta-Serpong, JORR, dan Jakarta-Merak, serta moda transportasi publik seperti Commuter Line (Stasiun Rawa Buntu), feeder bus, dan airport shuttle service ke Bandara Soekarno-Hatta.(eka)












