HitzSerpong – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan pelayanan psikolog dan pendampingan hukum kepada belasan bocah SD yang menjadi korbaan dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru di Serpong.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala UPTD PPA Kota Tangsel, Tri Purwanto saat dikonfirmasi oleh hitzserpong.com, Senin 19 Januari 2026.
Tri menerangkan, hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah menjaga psikologis anak yang menjadi korban.
Lanjutnya, pihaknya akan menerjunkan para psikolog untuk seluruh korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru.
“Nah ini yang memang kita titik beratkan, layanan psikolog ini sebetulnya buat psikologi mereka. Apa yang mereka sekarang alami, ini bisa jadi trauma kan nantinya, itu yang akan panjang,” ujarnya.
**Baca Lainnya: Belasan Bocah SD di Serpong Diduga Dilecehkan oleh Oknum Guru
Menurut Tri, UPTD PPA Tangsel akan memperbaiki psikologis para korban, dan berkomitmen untuk menangani secara benar.
“Jangan sampai, saya pernah ngomong, korban kalau tidak ditangani dengan benar secara psikologinya, itu bisa jadi dua kemungkinan di kemudian hari. Dia bisa menjadi pelaku atau dia menjadi korban seumur hidup,” jelasnya.
Oleh karena itu, layanan konseling menjadi langkah utama dalam penanganan ini.
Di sisi lain, pihaknya akan mendampingi proses hukumnya di kepolisian.
”Kita akan dampingi dalam proses pelaporannya, baik proses hukumnya, di Kepolisian maupun di kita (UPTD PPA, red) untuk mengedukasi orangtua bagaimana seharusnya,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Belasan bocah SD di Serpong diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tri Purwanto saat dikonfirmasi oleh hitzserpong.com, Senin 19 Januari 2026.
“Benar (ada dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru, red), sementara ini korban berjumlah 17 orang,” ujarnya.(eka)












