HitzSerpong – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Hal ini disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Cireundeu, Ciputat Timur.
“Penanganan sampah ini memang harus secara bersama. Karena selama kita hidup, kita terus menghasilkan sampah. Ini yang terus kita dorong secara bersama bagaimana pengolahan sampah sejak dari sumbernya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel sedang membangun Material Recovery Facility (MRF) di TPA Cipeucang dan mempersiapkan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
**Baca Lainnya: Benyamin Minta Semua ASN Tangsel Buat Biopori di Rumah dan Kurangi Plastik Sekali Pakai
Namun, karena prosesnya memakan waktu, sebagai solusi jangka pendek dan menengah, Pemkot menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengolahan sampah.
Pilar meminta dukungan masyarakat untuk serius mengurangi sampah dari hulu.
Langkah-langkah konkret yang didorong meliputi pemilahan sampah di rumah, pembuatan biopori atau penggunaan maggot untuk sampah organik, serta pengumpulan sampah anorganik di bank sampah.
Ia juga menegaskan kebijakan wajib satu bank sampah per RW dan meminta camat serta lurah memastikan implementasinya, di samping program pembuatan biopori secara masif.
Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama, menyatakan bahwa meski usulan Musrenbang didominasi infrastruktur (60%), fokus utama tetap pada penanganan sampah melalui edukasi dan sosialisasi berkelanjutan di tingkat RT/RW, termasuk program sejuta biopori.(eka)










