HitzSerpong – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyatakan kegeramannya atas kasus pelecehan seksual di salah satu SD Negeri di wilayahnya.
Ia menegaskan akan meminta hukuman terberat bagi pelaku dan mengambil langkah konkret untuk pencegahan.
“Saya hadir ke sini untuk menguatkan dan memberikan pengarahan kepada sekolah dan jajaran guru. Saya sudah koordinasi juga dengan Kapolres, semuanya lagi ditempuh proses hukum. Tapi kalau ada hukuman yang terberat, saya minta itu yang dilakukan,” kata Benyamin usai mengunjungi SDN Rawabuntu 01, ditulis Sabtu (24/1/2026).
**Baca Lainnya: Pemkot Tangsel Ajukan Pencopotan Oknum Guru Pelaku Pelecehan ke Kemenpan-RB
Untuk korban, Pemkot Tangsel akan melakukan pendampingan psikologis mendalam melalui DP3AP2KB bekerja sama dengan himpunan psikologi dari perguruan tinggi di Tangsel.
Langkah pencegahan juga ditingkatkan, termasuk pertemuan antara Dinas Pendidikan, sekolah, dan orang tua.
Benyamin juga memerintahkan pemasangan CCTV di seluruh sekolah, mulai dari PAUD hingga SMP, melalui koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
“Pelakunya dihukum itu pasti. Dan untuk gurunya, saya berikan sanksi yang berat termasuk penonaktifan,” tutupnya.(eka)










