HitzSerpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangsel menyalurkan insentif khusus bagi para pegiat keagamaan di momen Ramadan 1447 Hijriah.
Bantuan tunai senilai Rp500 ribu per orang diberikan kepada marbot, guru ngaji, imam masjid, serta pengajar TPA dan TPQ.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkapkan bahwa total bantuan yang disalurkan tahun ini mencapai sekitar Rp500 juta untuk seluruh wilayah Tangsel.
“Itu yang bantuan untuk para marbot, guru agama totalnya di tahun ini se-Tangsel itu sekitar Rp405 juta,” kata Pilar saat Safari Ramadan di Pakualam, Serpong Utara, ditulis Kamis (26/2/2026).
Baca lainnya:
Bazar Ramadan Tangsel 2026 Digelar Serentak di 7 Kecamatan, Catat Tanggalnya!
Bentuk Apresiasi untuk Pengajar Keagamaan
Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel Ahmad Rifai menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan dalam kategori asnaf fisabilillah, sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para pengajar keagamaan dalam membina masyarakat.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya bantuan lebih banyak disalurkan untuk kebutuhan masjid, pada tahun ini bantuan dialihkan menjadi insentif langsung kepada para penggiat keagamaan di masyarakat.
“Biasanya setiap Safari Ramadan bantuannya ke masjid. Tahun ini kita alihkan menjadi apresiasi kepada guru ngaji, imam, marbot, guru TPA dan TPQ,” terangnya.
Program ini menyasar lima kategori penerima, yakni guru ngaji, imam masjid, marbot, serta pengajar TPA dan TPQ.
Setiap kelurahan mendapatkan kuota 25 orang penerima yang terdiri dari lima orang per kategori.
“Artinya satu kelurahan terdapat 25 penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp500 ribu,” ucapnya.
Baca lainnya:
Safari Ramadan Perdana Pilar Kunjungi Masjid Al Muhajirin RW 12 Pakualam
Ratusan Penerima di Setiap Kecamatan
Khusus di Kecamatan Serpong Utara yang memiliki tujuh kelurahan, total penerima mencapai sekitar 175 orang.
Skema yang sama diterapkan di kecamatan lain dengan jumlah penerima sebanyak 25 orang dikalikan jumlah kelurahan di masing-masing kecamatan.
“Hitungannya tujuh kelurahan dikali 25 orang, jadi sekitar 175 penerima di Serpong Utara,” jelas Rifai.
Secara keseluruhan, jumlah penerima insentif Ramadan 2026 diperkirakan mencapai 1.350 orang, dengan perhitungan 25 orang dikali 54 kelurahan di Tangsel. Nilai total penyaluran bantuan ditaksir mendekati Rp405 juta.
Prioritas bagi yang Belum Pernah Menerima
Rifai menegaskan bahwa program ini bersifat khusus untuk momentum bulan suci Ramadan saja.
Meskipun sebagian guru ngaji sebenarnya telah mendapatkan insentif rutin bulanan melalui program kesejahteraan sosial, bantuan Safari Ramadan kali ini diprioritaskan bagi mereka yang belum pernah menerima bantuan serupa.
“Yang belum pernah mendapatkan, itu yang kita sisir. Ini bentuk apresiasi karena selama ini guru ngaji seringkali kurang mendapat perhatian,” tutupnya.
Program insentif Ramadan ini diharapkan dapat meringankan beban para pegiat keagamaan sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkontribusi dalam pembinaan spiritual masyarakat di Kota Tangsel.(eka)






