HitzSerpong-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memaparkan sejumlah strategi yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan sampah dan menjaga daya beli masyarakat selama momen Lebaran.
“Memang saya juga mencermati bagaimana sebelum soal sampah, pengaruh perang Teluk terhadap perkembangan atau kenaikan beberapa harga pokok akibat kelangkaan minyak dan lain sebagainya. Kita mulai mencermati itu dengan cara antara lain adalah kita tetap menjaga konsumsi dalam negeri,” ujar Benyamin.
Baca lainnya:
Lebaran di Tangsel Berjalan Harmonis, Benyamin: Masyarakat Tunjukkan Kedewasaan
Intervensi Bazar untuk Tekan Inflasi
Benyamin menjelaskan bahwa untuk menghindari kenaikan inflasi dan lonjakan harga, Pemkot Tangsel telah melakukan intervensi sejak awal dan pertengahan Ramadan melalui berbagai bazar sembako murah yang digelar di setiap kecamatan.
“Kita di awal pertengahan dan awal Ramadan kemarin sudah melakukan intervensi melalui berbagai macam bazar ya, dilaksanakan di tiap kecamatan,” jelasnya.
Penyaluran Zakat untuk Jaga Daya Beli
Selain bazar, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh seluruh masjid di Kota Tangerang Selatan juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Pembagian zakat, infak, sedekah oleh seluruh masjid di Kota Tangerang Selatan juga sudah tersalur dengan baik. Itu adalah salah satu cara strategi kita secara ekonomi dan sosial mempertahankan daya beli masyarakat,” ungkap Benyamin.
Belanja Daerah Tepat Sasaran
Benyamin juga menekankan pentingnya menjaga konsumsi dalam negeri dengan memastikan seluruh belanja pemerintah daerah dikeluarkan secara tepat dan cepat.
“Semua belanja-belanja pemerintah daerah ini dikeluarkan secara tepat dan pada waktu yang sangat cepat begitu,” tegasnya.
Baca lainnya:
Antisipasi Mudik, DSDABMBK Tangsel Siagakan Infrastruktur dan Petugas 24 Jam
Dengan strategi intervensi harga melalui bazar, penyaluran zakat yang masif, serta pengelolaan belanja daerah yang tepat, Pemkot Tangsel optimistis dapat menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan sampah yang biasanya terjadi saat Lebaran.(eka)













