Encop Sopia Raih Doktor Ilmu Politik di Universitas Indonesia dengan Predikat Sangat Memuaskan

HitzSerpong-Encop Sopia resmi meraih gelar Doktor Ilmu Politik setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Senat Terbuka di Universitas Indonesia, Selasa (28/4).

Sidang berlangsung di Auditorium Juwono Sudarsono, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan dipimpin oleh Prof. Dr. Ricardi S. Adnan, M.Si, dengan promotor Aditya Perdana serta co-promotor Sri Budi Eko Wardani.

Dalam sidang tersebut, Encop mempertahankan disertasi berjudul “Mendorong Representasi Substantif Perempuan di Tingkat Lokal” yang mengkaji proses lahirnya Peraturan Daerah Pengarusutamaan Gender (PUG) di Pandeglang dan Karawang periode 2019–2024.

Baca lainnya:

Remaja Rentan Depresi, Kemenkes Dorong Literasi Kesehatan Mental di Sekolah

Encop menyoroti bahwa keberhasilan kebijakan responsif gender di daerah tidak semata ditentukan oleh jumlah perempuan di parlemen.

Dalam penelitiannya, Encop mengkaji lahirnya Peraturan Daerah Pengarusutamaan Gender (PUG) di Pandeglang dan Karawang, yang menunjukkan bahwa representasi substantif perempuan bergantung pada kombinasi faktor struktural dan aktor.

Penelitian tersebut menemukan bahwa warisan patriarki masih memengaruhi struktur kelembagaan dan proses legislasi di tingkat lokal.

Namun demikian, aktor perempuan mampu memanfaatkan celah institusional melalui strategi bertahap seperti negosiasi dan kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, peran masyarakat sipil dinilai krusial dalam memperkuat advokasi dan legitimasi kebijakan gender.

“Representasi substantif tidak hanya terjadi di ruang formal, tetapi juga dibentuk melalui sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat sipil,” ungkap Encop.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perubahan kebijakan gender berlangsung secara evolutif melalui proses adaptif, bukan revolusioner.

Temuan tersebut memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teori representasi politik serta menjadi rujukan praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih responsif gender.

Baca lainnya:

Standar Singapore Paincare Masuk Indonesia, Klinik GP+ Fokus Terapi Nyeri Minimal Invasif

Dengan capaian ini, Encop dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan menambah daftar doktor perempuan di bidang Ilmu Politik FISIP UI.

Tim penguji menyatakan Encop lulus dengan yudisium Sangat Memuaskan. Ia juga tercatat sebagai doktor ke-150 Ilmu Politik FISIP UI dan perempuan ke-42 yang meraih gelar tersebut.

Sidang turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, akademisi, serta aktivis perempuan dari berbagai organisasi. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *