HitzSerpong-Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, ditunjuk sebagai lokasi penilaian Lomba 10 Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Banten dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.
Tim penilai tiba di lokasi dan disambut langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.
Di hadapan tim juri, Pondok Pucung memamerkan berbagai program unggulan pemberdayaan masyarakat.
Keikutsertaan kelurahan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa program-program yang dijalankan kader PKK di Kota Tangerang Selatan mampu memberikan manfaat konkret dan layak bersaing di tingkat provinsi.
Benyamin Davnie menegaskan, Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran besar dalam mendukung pelayanan dan pembangunan hingga ke tingkat keluarga.
Baca lainnya:
Targetkan UMKM, TPAKD Tangsel Tetapkan Program Kerja Perluasan Akses Keuangan
“PKK adalah lembaga nonpemerintah, tetapi program dan kegiatannya sejalan dengan yang dilakukan pemerintah. Para kader PKK membantu pemerintah melalui 10 Program Pokok PKK dengan sasaran utamanya masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan PKK menjadi kekuatan penting karena memiliki jaringan organisasi yang menjangkau tingkat rukun tetangga (RT) melalui kelompok dasa wisma. Dengan struktur yang kuat dan kader aktif di lapangan, berbagai program pemerintah dapat tersampaikan secara lebih efektif.
Benyamin juga mengapresiasi terpilihnya Pondok Pucung sebagai perwakilan Tangsel di tingkat provinsi.
“Maka dari itu, kita dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan tentu terus memberikan dukungan agar PKK mampu melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik,” tuturnya.
Tim Juri Tinjau Langsung Sejumlah Inovasi
Dalam sesi penilaian, tim juri meninjau secara langsung sejumlah program unggulan yang dikembangkan di Pondok Pucung.
Beberapa di antaranya adalah manajemen kesekretariatan PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kebun PKK, Rumah Sehat Dasa Wisma, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Posyandu, Kampung Mandiri, pengolahan sampah, pelatihan keterampilan masyarakat, hingga pengelolaan bank sampah.
PKK Banten: Penilaian untuk Berbagi Praktik Baik
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni menyampaikan bahwa evaluasi dan penilaian 10 Program Pokok PKK merupakan rangkaian peringatan HKG PKK ke-54.
Ia menekankan kegiatan ini tidak semata untuk menentukan pemenang, tetapi juga mengukur efektivitas program serta menjadi ruang berbagi praktik baik antarwilayah.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan keluarga di Provinsi Banten,” jelasnya.
Ia mengingatkan tema HKG PKK ke-54, yakni “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Generasi Emas 2045”, sebagai pengingat bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga.
Baca lainnya:
Presiden Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi MBG
Menurutnya, keluarga yang sehat, mandiri, berdaya, dan sejahtera akan menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.
Tinawati juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang bekerja secara sukarela dan konsisten mendampingi masyarakat.
“Saya berharap dukungan dari seluruh pihak agar gerakan PKK terus berkembang dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.
Penilaian tingkat provinsi ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak pembangunan berbasis keluarga sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.(Eka)











