HITZ SERPONG-Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memperingati Hari Anak Nasional dengan melakukan evaluasi atas capaian kesehatan daerah, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan angka harapan hidup.
“Ya, hari ini Hari Anak Nasional. Intinya Hari Anak Nasional. Tapi dirangkai dengan evaluasi atas pencapaian Hari Anak Nasional. Pastinya hal yang dikerjakan oleh kita banyak sekali, tetapi ada dua pilar penting,” ujar Benyamin.
Benyamin menyebut dua pilar utama yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah kota dalam meningkatkan indikator kesehatan, yaitu tim ngider sehat premium dan kader kesehatan.
**Baca lainnya:
MIND ID Tarik 1.722 Pengunjung di Invirotech 2026 Lewat Edukasi Pengelolaan Limbah
Kedua kelompok ini berperan aktif dalam mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat dan memastikan program-program kesehatan berjalan optimal di tingkat lapangan.
Dalam penanganan stunting, Benyamin mengungkapkan bahwa angka stunting di Tangerang Selatan sempat turun dari 19 persen menjadi 9 koma sekian persen.
Namun, saat ini angka tersebut naik menjadi 10 koma sekian persen akibat adanya penambahan indikator dari kementerian teknis.
“Tapi berapapun angka itu, alhamdulillah ikhtiar kita tidak sia-sia,” tegasnya.
Selain stunting, Benyamin juga menyoroti angka harapan hidup masyarakat Tangsel yang terus meningkat. Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, angka harapan hidup saat ini mencapai 76 tahun lebih.
Baca lainnya:
Bintang Mobile Legends Kairi Rayosdelsol Jadi Magnet di Jakarta Fair 2026
“Artinya, harapan hidup masyarakat… kesehatannya baik, suplai makanan-minumannya baik, lingkungannya terkendali, dan seterusnya. Ini yang dicapai dari Hari Anak Nasional, ini puncaknya saja. Sebelumnya dilakukan rapat-rapat koordinasi terkait hal itu,” tutupnya.
Dengan capaian ini, Pemkot Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat program kesehatan dan intervensi gizi guna memastikan anak-anak dan seluruh masyarakat hidup sehat dan berkualitas. (Eka)











