HITZ SERPONG-Menyambut puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmennya sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Berbagai langkah preventif, kolaboratif, serta optimalisasi fasilitas publik dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Upaya tersebut dijalankan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang.
Baca lainnya:
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengatakan salah satu langkah yang saat ini diperkuat adalah strategi jemput bola hingga tingkat rukun tetangga (RT) melalui pembentukan Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Menurutnya, forum tersebut menjadi langkah preventif yang masif untuk menekan kasus perundungan (bullying) maupun berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.
“Kegiatan puncak nanti sepenuhnya memfasilitasi anak-anak kita agar bisa beraktivitas dan berkolaborasi langsung dengan pemerintah kota. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk berekspresi secara positif,” ujar Tihar.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga mengimplementasikan gerakan TUNAS (Tunggu Anak Siap) yang dikoordinasikan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Pendidikan.
Program tersebut bertujuan membatasi, bukan melarang, penggunaan gawai pada anak sebagai bentuk mitigasi dan deteksi dini agar mereka tidak terpapar dampak negatif konten digital.
Tihar menambahkan, Pemkot Tangerang juga telah mengintegrasikan berbagai fasilitas ramah anak lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Baca lainnya:
Meliputi pembentukan gugus tugas sekolah ramah anak, optimalisasi rumah ibadah, penyediaan transportasi publik yang aman melalui Dinas Perhubungan, hingga pengelolaan ruang terbuka hijau bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Melalui momentum Hari Anak Nasional tahun 2026 ini, Pemkot Tangerang berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling bahu-membahu dalam mewujudkan perlindungan anak yang lebih masif secara berkelanjutan,” jelasnya.
“Selamat Hari Anak Nasional 2026. Semoga anak-anak kita tumbuh subur menjadi generasi emas yang cerdas, inovatif, dan kreatif. Mari bersama-sama kita perkuat perlindungan anak dan suarakan stop kekerasan pada anak di Kota Tangerang,” tutup Tihar. (Eka)
Informasi dalam berita ini disusun berdasarkan siaran pers yang dipublikasikan melalui laman resmi Pemkot Tangerang.







