10 Layanan Gratis dalam Satu Lokasi, Bakti Sosial Terintegrasi Tangsel Hadirkan Khitan hingga Terapi Anak

HITZ SERPONG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mulya Jaya Jakarta menggelar Bakti Sosial Terintegrasi Tahun 2026 di Plaza Rakyat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.

Masyarakat dapat mengakses sepuluh layanan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi dalam satu lokasi sekaligus memperingati Hari Anak Nasional.

Sepuluh layanan yang dihadirkan meliputi Peksos Goes to Community, layanan terapi, pemeriksaan kesehatan, pemberian alat bantu disabilitas, khitan gratis, penebusan ijazah.

Baca lainnya:

Donor darah, bantuan kewirausahaan, permainan anak, hingga penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Asisten Daerah I Pemkot Tangsel, Chaerudin mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menghadirkan pelayanan lebih mudah diakses.

“Kolaborasi seperti ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk terus hadir memberikan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Layanan khitan gratis menjadi salah satu paling diminati. Irfan, salah satu peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Rasanya agak sakit, tapi senang. Dapat mainan, uang, dan tas untuk sekolah,” katanya.

Haikal dan Rafif juga turut mengikuti layanan khitan gratis yang diselenggarakan pada kegiatan tersebut.

Layanan donor darah turut menarik minat masyarakat. Gina, salah satu peserta, mengaku mengetahui kegiatan melalui media sosial dan memutuskan ikut berpartisipasi karena ingin membantu sesama.

“Alasannya karena memang ingin membantu sesama, selain itu alasan kesehatan. Senang sih, berhasil lolos hasil cek darah,” terangnya.

Rustanto, seorang ayah dari anak kembar, memperoleh layanan terapi wicara dan terapi peningkatan nafsu makan bagi anaknya.

Baca lainnya:

Peringati HAN 2026, DWP Tangsel Datangi 14 SD Se-Kota untuk Ciptakan Lingkungan Belajar Aman

“Sebagai warga Tangsel, saya bersyukur mendapatkan bantuan penebusan ijazah bagi anak sekolah, kemudian dapat bantuan terapi ini. Terima kasih kepada Pemkot Tangsel,” tuturnya.

Hani dan Munayah, warga desil 1 asal Ciputat, memperoleh informasi melalui grup Program Keluarga Harapan (PKH).

Mereka berharap program serupa terus dilaksanakan dengan jangkauan informasi lebih luas agar lebih banyak masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan.(Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *