Menaker: SDM Inovatif Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

HITZ SERPONG-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Untuk itu, generasi muda perlu membangun pola pikir inovatif, terus belajar, dan mampu berpikir jauh ke depan agar siap menghadapi perubahan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Yassierli di hadapan 242 mahasiswa penerima beasiswa yang mengikuti Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di RGE Exhibition Center, Pelalawan, Riau, belum lama ini.

Baca lainnya:

Menurut Yassierli, terdapat tiga pola pikir yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

Pertama, innovation mindset, yaitu semangat mencari cara-cara baru dalam menyelesaikan masalah. Kedua, growth mindset, yakni kemauan untuk terus belajar, berkembang, dan tidak takut menghadapi kegagalan.

Ketiga, future mindset, yaitu kemampuan berpikir jauh ke depan untuk menghasilkan kontribusi yang berdampak dalam jangka panjang.

“Tiga kunci ini sangat krusial bagi generasi muda jika ingin menjadi pemimpin Indonesia Emas yang berdampak dan membawa Indonesia melompat lebih jauh,” kata Yassierli.

Ia menilai, yang perlu dibangun bukan hanya proyek inovasi, melainkan budaya inovasi. Menurutnya, proyek memiliki batas waktu, sedangkan budaya inovasi akan terus melahirkan gagasan, solusi, dan cara kerja yang lebih baik.

Yassierli menjelaskan bahwa inovasi tidak selalu berarti menciptakan produk baru. Inovasi juga dapat diwujudkan melalui layanan, model bisnis, maupun sistem kerja yang mampu memberikan nilai tambah.

Serta membantu menjawab berbagai tantangan dunia kerja sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja di tengah dinamika global.

Baca lainnya:

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli juga mengajak Tanoto Foundation untuk terus menumbuhkan semangat inovasi di kalangan generasi muda.

Ia berharap Tanoto Scholars Gathering tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi akademik, tetapi juga menjadi ruang membangun kepemimpinan dan kepedulian sosial.

“Mimpi saya di 2045, Indonesia menjadi negara yang besar hanya jika kita menjadi Innovation Nation atau bangsa yang inovatif. Inilah yang sekarang sedang saya kampanyekan,” ujar Yassierli.(Uci)

Informasi dalam berita ini disusun berdasarkan siaran pers Kementerian Ketenagakerjaan yang diterima redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *