HITZ SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh sekolah di wilayahnya pada Senin, 7 September 2026, sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat, 4 September 2026 malam.
Kebijakan ini diambil menyusul sebaran abu vulkanik yang terbawa angin ke sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan, menyusul status Siaga (Level III) yang masih bertahan di Gunung Anak Krakatau berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian ESDM.
**Baca Lainnya: Dinkes Tangsel Imbau Sesak Napas Akibat Abu Vulkanik Segera Periksa ke Puskesmas
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengungkapkan keputusan PJJ satu hari diambil setelah melalui rapat terbatas tingkat kota.
Pihaknya akan terus mengevaluasi situasi secara berkala untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Kita berlakukan PJJ satu hari, sembari evaluasi berkala,” ujar Benyamin.
“Diputuskan melalui rapat terbatas tingkat kota,” tutupnya.
Pemkot Tangsel mengimbau orang tua siswa untuk mendampingi anak-anak selama belajar dari rumah dan memastikan mereka tetap menjaga kesehatan, terutama jika berada di area yang terdampak abu vulkanik. (Eka)














1 komentar