Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sekitar Krakatau, Pemkot Tangerang Tetap Siaga

HITZ SERPONG-Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat langkah mitigasi menyusul perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan informasi terbaru dari koordinasi kebencanaan nasional, abu vulkanik saat ini tidak terdeteksi di wilayah sekitar Krakatau maupun area sekitarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Mahdiar menyampaikan, pihaknya terus memantau perkembangan informasi dari jejaring kebencanaan, termasuk laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Baca lainnya:

“Kalau saya melihat dari data-data yang kita terima dan informasi ter-update, tadi pagi memang ada aktivitas di sana. Namun, tidak terpantau dampak dari aktivitas tersebut, termasuk abu vulkanik dan sebarannya,” ujar Mahdiar, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan, tidak terdeteksi adanya sebaran abu vulkanik di area utama maupun wilayah sekitar sumber aktivitas. Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif dalam pemantauan situasi kebencanaan saat ini.

Meski demikian, Pemkot Tangerang tidak serta-merta mengurangi kewaspadaan. Prinsip mitigasi dan pencegahan tetap menjadi prioritas, mengingat kondisi aktivitas vulkanik dapat berubah dan dampak paparan sebelumnya masih perlu diperhatikan.

“Konsep kebencanaan yang pertama memang mitigasi dan pencegahan. PJJ menjadi salah satu sarana pencegahan ketika kondisi-kondisi seperti ini masih sulit ditebak,” jelasnya.

Menurut Mahdiar, evaluasi diperlukan karena beberapa wilayah Kota Tangerang belum mengalami hujan yang dapat membantu menurunkan partikel abu yang masih mungkin berada di lingkungan.

Baca lainnya:

Perkembangan kondisi udara dan lingkungan tetap menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah berikutnya.

Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada dengan mengikuti informasi resmi dan arahan pemerintah maupun instansi terkait.

“Dengan pemantauan yang terus dilakukan, Pemkot Tangerang memastikan langkah penanganan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi terkini,” tutupnya. (Eka)

Informasi dalam berita ini disusun berdasarkan siaran pers yang dipublikasikan melalui laman resmi Pemkot Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar