Inflasi Kota Tangerang Terendah di Banten, Capai 1,96 Persen

HitzSerpong-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil menjaga stabilitas perekonomian daerah dengan mencatatkan angka inflasi terendah di Provinsi Banten.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, inflasi bulan Mei 2026 secara tahunan (year on year/yoy) berada di angka 1,96 persen.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, mengungkapkan bahwa stabilitas inflasi di Kota Tangerang berjalan sangat konsisten sejak awal tahun 2026, khususnya dalam tiga bulan terakhir.

Pada Maret tercatat 3,10 persen, April turun menjadi 1,54 persen, dan Mei kembali terkendali di 1,96 persen.

Baca lainnya:

Whoosh Catat Rekor 126 Ribu Penumpang Saat Long Weekend

“Angka inflasi terkini menunjukkan keberhasilan upaya pengendalian stabilitas selama ini. Di Kota Tangerang, inflasi hanya menyentuh 1,96 persen dibandingkan kabupaten atau kota lainnya di Provinsi Banten yang rata-rata mencapai lebih dari 3,0 persen,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkot Tangerang.

Ia menambahkan, indeks harga konsumen (IHK) Kota Tangerang tercatat 109,57. Sementara secara bulanan (month to month/mtm), Kota Tangerang justru mengalami deflasi sebesar 0,15 persen.

Cabai Merah dan Kue Kering Dominasi Pemicu Inflasi

Ruta menjelaskan, penyumbang inflasi pada bulan Mei didominasi sejumlah komoditas pangan yang mengalami peningkatan permintaan sepanjang periode menjelang Hari Raya Iduladha dan libur panjang akhir pekan.

Komoditas cabai merah tercatat menyumbang inflasi sebesar 18,53 persen, diikuti kue kering 8,29 persen, dan minyak goreng 3,27 persen.

Secara keseluruhan, ketiga komoditas tersebut berkontribusi terhadap inflasi sebesar 1,06 persen.

“Tidak berbeda banyak dari bulan kemarin, komoditas penyumbang inflasi masih didominasi cabai merah, kue kering, dan minyak goreng,” terangnya.

Langkah Strategis Pemkot Tangerang Jaga Stabilitas

Menghadapi fluktuasi harga pangan, Pemkot Tangerang telah merencanakan sejumlah langkah strategis untuk memastikan pengendalian inflasi tetap stabil.

Prioritas utama diberikan pada kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok di seluruh wilayah kota.

Baca lainnya:

Saung Srikandi Pinang, Surga Kuliner Nusantara di Tangerang dengan Menu Jawa hingga Palembang

“Kami memastikan distribusi ketersediaan pasokan kebutuhan pokok berjalan lancar,” tegasnya.

Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk pelaku pasar dan distributor, untuk mengantisipasi gejolak harga menjelang hari-hari besar keagamaan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

Keberhasilan mencatatkan inflasi terendah se-Banten ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengendalian harga pangan ke depan.(Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *