HITZ SERPONG-Kenduri Festival kembali hadir untuk ketiga kalinya di Lapangan Al-Azhar Bintaro, Pondok Karya, Tangerang Selatan, Sabtu 4 Juli 2026.
Mengusung perpaduan pelestarian seni budaya lokal dan kampanye gaya hidup ramah lingkungan, festival tahunan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Pondok Karya.
Ketua Pelaksana Kenduri Festival, Budi Setiadi mengatakan penyelenggaraan tahun ini menghadirkan konsep yang berbeda dibandingkan dua edisi sebelumnya.
Baca lainnya:
Universitas BSI Gelar Personality Talk, Bekali Generasi Muda Bangun Personal Branding di Era Digital
Jika sebelumnya berfokus pada pelestarian budaya, Kenduri Festival Volume 3 mengangkat tema green habit atau kebiasaan ramah lingkungan sebagai benang merah kegiatan.
Melalui tema tersebut, masyarakat diajak membangun kepedulian terhadap lingkungan, mulai dari membiasakan pemilahan sampah hingga menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah Pondok Karya.
“Tahun ini berbeda karena membawa tema green habit atau budaya ramah lingkungan, untuk menjaga lingkungan seperti memilah sampah, juga melestarikan lingkungan di Tangerang Selatan, khususnya Pondok Karya,” jelasnya.
Selain mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan, Kenduri Festival tetap menghadirkan beragam pertunjukan seni budaya sebagai daya tarik utama. Pengunjung disuguhi penampilan tari tradisional, pencak silat, barongsai, hingga lenong.
Festival ini juga menggelar Tokoh Budaya Award sebagai bentuk apresiasi kepada para budayawan yang telah berkontribusi dalam pelestarian budaya di Pondok Karya.
Baca lainnya:
Novotel Tangerang Gelar Wedding Open House, Hadirkan Lebih dari 30 Vendor Pernikahan
Budi menambahkan, Kenduri Festival akan kembali diselenggarakan pada tahun depan dengan tetap mengusung semangat pelestarian budaya yang dikemas secara kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia berharap festival ini menjadi ruang pemersatu masyarakat sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih aktif menjaga budaya dan lingkungan.
“Harapannya, budaya lokal semakin dikenal dan terus dijaga oleh para pemuda Pondok Karya sebagai perekat persatuan masyarakat. Melalui Kenduri Festival, kami juga berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin tumbuh,” tutupnya. (Eka)
Ikuti HITZ SERPONG di Saluran Whatsapp








