HITZ SERPONG-Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) menggelar aksi penanaman ribuan bibit mangrove di Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Juli 2026.
Kegiatan rutin ini menjadikan mangrove sebagai tanggul laut alami (natural sea wall) untuk meredam energi gelombang dan memulihkan ekosistem pesisir.
Koordinator Kalung, Ade Yunus mengatakan bahwa mangrove membantu stabilisasi tanah pesisir dan menjebak sedimen organik secara alami.
Baca lainnya:
“Akar lebat mangrove mengikat sedimen lumpur dan pasir di garis pantai agar tidak terkikis air laut,” ujarnya.
Ade menambahkan bahwa langkah ini menjaga ruang hidup bagi keanekaragaman hayati seperti ikan, kepiting, dan burung air.
Dalam konteks mitigasi perubahan iklim, perlindungan mangrove menjadi strategi sangat efisien karena kontribusinya terhadap penyimpanan karbon global tergolong sangat tinggi.
“Melindungi dan merestorasi mangrove bukan sekadar upaya konservasi lingkungan pesisir, melainkan langkah konkret dalam menjaga stabilitas iklim global,” tegasnya.
Baca lainnya:
Pengelola Kawasan Hutan Mangrove Desa Muara, H. Supriyatno mendukung langkah para aktivis.
“Kami terharu puluhan tahun kami menanam, merawat, dan melestarikan secara mandiri. Bersama-sama kami berkomitmen menjaga keberlanjutan hutan mangrove,” tutupnya.
Aksi penanaman mangrove ini juga diikuti personil Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota.(Eka)












