HITZ SERPONG-Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, bertemu dengan Hotman Paris Hutapea di Jakarta, Selasa 28 Juli 2026, yang dimediasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan kekeluargaan menghasilkan kesepahaman untuk mengakhiri polemik melalui dialog, saling menghormati, serta mengedepankan persatuan bangsa.
Baca lainnya:
Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Umum PWI Pusat dan seluruh insan pers atas pernyataannya yang sebelumnya menimbulkan keberatan di kalangan wartawan.
Permintaan maaf tersebut diterima sebagai itikad baik dan komitmen membangun hubungan saling menghormati antara profesi advokat dan wartawan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan langkah hukum yang ditempuh PWI bukan dilandasi semangat permusuhan, melainkan tanggung jawab organisasi menjaga kehormatan, martabat, dan profesionalisme profesi wartawan.
“PWI berkewajiban menjaga kehormatan profesi wartawan. Namun ketika telah ada kesadaran, permintaan maaf yang tulus, serta komitmen untuk saling menghormati, maka PWI juga berkewajiban mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan persatuan bangsa,” ujarnya.
Baca lainnya:
Akhmad Munir menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang telah memediasi pertemuan tersebut.
PWI Pusat akan menindaklanjuti proses administrasi pencabutan laporan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Persatuan Indonesia adalah kepentingan yang lebih besar. PWI akan tetap teguh menjaga kehormatan profesi wartawan, namun ketika tujuan tersebut telah tercapai, maka semangat persatuan bangsa harus kita kedepankan,” tutupnya.(Eka)







