Kemnaker Salurkan Rp32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumut dan Aceh Pascabencana

HitzSerpong-Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menyalurkan bantuan program Kemnaker Peduli senilai Rp32.252.643.000 untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, di BBPVP Medan pada Selasa (21/4).

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli menyampaikan duka dan empati kepada masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat bangkit dan kembali berdaya.

Baca lainnya:

Komisi X DPR Dorong Keseimbangan Seleksi Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta

“Dengan semangat gotong royong dan ketangguhan masyarakat, kita yakin pemulihan dapat dilakukan bersama,” katanya.

Program bantuan ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan jangka pendek, tetapi juga untuk mendorong pemulihan ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan keterampilan dan penciptaan lapangan kerja.

Rincian Program Bantuan

Bantuan yang disalurkan mencakup beberapa program utama, antara lain:

  • Pelatihan vokasi bagi ribuan peserta di Sumatera Utara dan Aceh untuk meningkatkan keterampilan kerja
  • Program padat karya guna membuka lapangan kerja sementara
  • Tenaga Kerja Mandiri (TKM) untuk mendorong usaha kecil baru
  • Santunan pekerja terdampak sebagai bentuk kepedulian sosial
  • Dukungan wirausaha MPSI untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat

Pemulihan Berkelanjutan

Selain bantuan awal, Kemnaker juga menyiapkan program jangka menengah dan panjang melalui pelatihan berbasis kebutuhan pascabencana, peningkatan kewirausahaan, serta penguatan produktivitas tenaga kerja.

Baca lainnya:

RS Premier Bintaro Gelar Health Talk & Halal Bihalal Peringati World Diabetes Day 2026

Yassierli menegaskan bahwa pemulihan harus berkelanjutan hingga masyarakat benar-benar mandiri secara ekonomi.

“Bencana boleh meruntuhkan bangunan, tetapi tidak boleh meruntuhkan semangat. Kita harus bangkit lebih kuat,” tegasnya.

Melalui program ini, Kemnaker berharap masyarakat terdampak dapat kembali bekerja, membuka usaha, dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik. (eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *